Kamis, 02 Februari 2017

Kapolres Probolinggo Release Ungkap Kasus 3C & Senpi Ilegal

PROBOLINGGO - Kepolisian Resort Probolinggo bersama polsek jajaran berhasil mengungkap beberapa kasus selama bulan Januari 2017 hingga bulan Februari 2017. Press release yang digelar Kamis (2/2/2017) siang tadi, Polres Probolinggo membeberkan kasus curas, curat, curanmor dan pengungkapan kepemilikan senjata api ilegal.

Para pelaku yang berhasil diamankan diantaranya dari kasus curat uang dan kendaraan bermotor sebanyak 9 kasus dengan 9 orang tersangka, curas kendaraan bermotor sebanyak 6 kasus dengan 10 orang tersangka, kepemilikan senjata tajam celurit sebanyak 1 kasus dengan satu tersangka, dan kepemilikan senjata api ilegal.

Dijelaskan saat diwawancari, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan salah satu kasus kepemilikan senjata api ilegal milik tersangka Moh. Soleh. Kasus tersebut bermula saat penangkapan tersangka karena kasus pencurian helm. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap telepon selular milik tersangka, petugas menemukan foto-foto yang berisi senjata api berikut amunisinya. Bahkan tersangka juga bergaya dengan memegang senjata api tersebut.

Dari situ petugas melakukan penggeledahan ke rumah tersangka dan benar adanya menemukan sepucuk pistol merek Makarov kaliber 7,65 mm beserta magazine dan 6 butir amunisi. Dari pengakuan tersangka, senpi itu dibelinya dari seseorang berinisial SRS yang saat ini masih dalam penyelidikan petugas, seharga Rp 7 juta. Soleh pun tak hanya dijerat dengan pasal tentang pencurian, namun juga pasal tindak pidana tentang menyimpan senjata api ilegal.

Menurut kapolres, pihaknya semakin meningkatkan pengungkapan kasus tindak pidana khususnya curanmor. Karena dalam 2 bulan terakhir kasus curanmor bisa dibilang meningkat. Namun kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut yang berlebihan, karena situasi di Kabupaten Probolinggo sendiri masih dapat dikendalikan.

"Mari bersama-sama memperkecil kesempatan para pelaku-pelaku melakukan tindakan kejahatan, dengan cara bersama-sama meningkatkan kewaspadaan di tempat-tempat rawan, agar lebih berhati-hati lagi dan di jalan-jalan raya agar tidak melakukan tingkah laku yang mengundang pelaku melakukan aksi kejahatan," pesan kapolres.