Senin, 06 Februari 2017

Lubang Jalan Jalur Pantura Probolinggo Kembali Makan Korban

PROBOLINGGO - Setelah sebelumnya memakan korban pasangan suami istri, kini Jalan Raya Bromo, memakan korban lagi.

M. Abdul Malik Aziz (20) meregang nyawa, setelah kepalanya dilindas truk, tepatnya, utara pasar Kelurahan. Triwung Kidul Kecamatan, Kademangan, Kota Probolinggo.

Belum diketahui pasti penyebab peristiwa yang berlangsung Sabtu (4/2/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebab, saat kajadian, warga setempat dan pengendara lain yang melihat. Ali Ridho (27) yang tinggalnya dekat tempat kejadian, mengetahui ada kecelakaan setelah mendengar bunyi krapak…di depan rumahnya.

Begitu keluar, dua pengendara motor matic bernopol P 4017KQ terkapar di tengah jalan, sedang matik putih yang dikendarainya, roboh.

Pemuda yang ikut mengantar dua korban ke RSUD itu mengaku tidak mengatahui, kendaraan yang melindas kepala M. Abdul Malik korban dan melukai wajah M. Asad Maulana Amarullah. "Nggak tahu kendaraannya. Apa dari selatan atau utara yang nglindas,’ terangnya,

Ali R juga tidak mengetahui, apakah korban dihantam, atau korban yang menabrak kendaraan lain. Dan atau  korban terjatuh akibat roda kendaraannya masuk ke lubang.

Sementara, Supandi warga setempat meminta, pemkot segera memperbaiki jakan tersebut, paling tidak menambal yang berlubang.

“Sepeda motor sering jatuh. Kalau yang mati, sudah tiga. Sebelumnya pasutri. Ya di 2017 ini,” kata Supandi di TKP.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Samsul Hadi mengatakan, semula, korban yang dibonceng M. Nur Asad MA melaju dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di TKP menghindari jalan berlubang, kemudian kendaraannya oleng kekanan dan tertabrak oleh truck yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

akibat kejadian tersebut M. Malik Abdul Aziz warga  Dusun. Ponjen, Drsa Kencong Kecamatan. Kencong Kabupaten Jember, meninggal dunia.

Sementara, M. Nur Asad MA warga Dusun Krajan II Desa Jombang, Kecamata Jombang, Kabupaten Jember, luka lecet dan lebang di wajahnya. “Truk nya kbur. Masih kami cari,” pungkas kasat Lantas