Senin, 13 Februari 2017

Sinergi Dengan Sekolah, Kanit Lantas Kraksaan Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas

PROBOLINGGO - Sebagai generasi penerus bangsa, pelajar merupakan sebuah aset bangsa. Pemahaman budaya tertib dan disiplin berlalu lintas perlu diberikan sejak usia dini. Hal itu dikarenakan pada hakekatnya jalan raya bukan milik pribadi melainkan milik bersama serta harus dibagi penggunaanya dengan orang lain.

Menyikapi hal tersebut, Kanit  lantas Polsek Kraksaan Iptu Agus R. Wijaya, melalui kegiatan sebagai pembina upacara di SD Negeri 1 Patokan, Kraksaan, memberikan pencerahan etika berlalu lintas sejak dini.

Giat ini tentunya mempunyai tujuan tertentu salah satunya agar Polri juga dapat lebih dekat dengan pelajar serta dapat bertatap muka secara langsung. Selain itu, disampaikan tentang permasalahan Kamseltibcar lantas di jalan dalam amanatnya.

Iptu Agus mengatakan, dalam rangka mengakselerasi kampanye keselamatan berlalu lintas, Polri menilai perlunya bermitra dengan sekolah dan orang tua, utamanya melarang pelajar berkendara kendaraan bermotor yang masih dibawah usia 17 tahun. "Dalam hal ini, peran sekolah dan keluarga sangat vital, mengingat sekolah dan keluarga merupakan media yang paling lengkap dalam hal transformasi nilai budaya kesetiap individu didalamnya," jelasnya.

Kapolsek Kraksaan Kompol Budi Hariyanto, menambahkan bahwa kampanye keselamatan berlalu lintas kepada pelajar khususnya di wilayah Kraksaan, akan dilaksanakan secara kontinyu dan diharapkan kesadaran akan keamanan, keselamatan dan ketertiban berlalu lintas menjadi INHERN dalam mindset generasi kita.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara tambahan yaitu penyerahan Hadiah kepada pelajar yang berprestasi diantaranya juara 2 lomba bahasa tingkat provinsi Jatim, 
juara 2 lomba senam UKS tingkat propinsi Jatim, dan juara 2 renang tingkat Kabupaten Probolinggo.

Kepala sekolah setempat, Budi, menanggapi positif serta mendukung Polri dalam rangka menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. 

Tanggapan serupa juga disampaikan ketua OSIS, dirinya terkejut sekaligus senang karena upacara bendera tidak seperti biasanya. "Yang hadir sebagai pembina upacara polisi, yang sehari-hari setiap pagi mengatur  lalu lintas di jalan. Kami senang dapat menjadi sahabat bagi Polisi dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan," ucap Yani.