Selasa, 07 Februari 2017

Unras Blokir Jalan, Warga Protes Dampak Tambang Galian C Di Pakuniran

PROBOLINGGO - Puluhan warga Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Selasa (7/2/2017), pagi tadi menggelar aksi unjuk rasa pemblokiran jalan masuk menuju galian C sungai Pancar Glagas di desa setempat. 

Orasi seruan tuntutan warga terkait aktivitas penambangan galian C itu dinilai warga sekitar berdampak pada saluran irigasi di sungai tersebut. Warga menuntut kepada pihak pengelola tambang dan pemerintah untuk memperhatikan dampak yang ditimbulkan.

Tuntutan warga yang dimaksud diantaranya, perbaikan jalan yang rusak akibat sering dilewati kendaraan muatan besar, aliran sungai diperbaiki sebagaimana fungsinya untuk mengairi sawah rakyat, sopir kendaraan harus santun serta mendahulukan anak sekolah dan guru. Selain itu, penambang juga bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan.

Kasat Binmas Polres Probolinggo AKP Hendrix K. Wardhana mengatakan, hari sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan perwakilan warga terkait akan adanya unjuk rasa tersebut.

"Dalam pertemuan kemarin sudah diperoleh kesepakatan secara lisan dengan kedua belah pihak, namun dari pihak warga ingin dibuatkan surat kesepakatan yang ditandatangani dan disampaikan langsung di depan warga," papar AKP Hendrix.

Hingga unras berakhir, situasi masih dalam keadaan yang kondusif dengan penjagaan dari anggota Polres Probolinggo dan polsek jajaran. Mediasi yang telah dilakukan dari kedua belah pihak pun juga telah disetujui bersama yang disaksikan langsung dari berbagai pihak. Sedangkan lokasi penambangan galian C sendiri akan ditutup untuk sementara.