Rabu, 22 Maret 2017

544 Slop Rokok Ilegal Diamankan Satpolair Polres Probolinggo

PROBOLINGGO - Satuan Polair Polres Probolinggo menyita 544 slof rokok tanpa pita cukai dari Kapal Motor (KM) Tirta Jaya yang berlabuh di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Selasa (21/3/2017) kemarin. Rencananya, ratusan slop rokok tersebut akan dibawa berlayar menuju Merauke, Papua.

Sat Polair mengamankan kapal tersebut sekitar pukul 13.00 Wib. Penyitaan ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman rokok tanpa cukai. Mendapati informasi tersebut, Polair langsung bergegas menuju kapal yang dinakhodai Yanto (44), warga Karimun Jawa, Kepulauan Riau.

Setelah digeledah, ada 8 dus besar yang berisi rokok. Di dalam dus besar itu, masih ada dus-dus kecil. Nah, dalam dus kecil itu, masing-masing ada 20 slop rokok.  Rokok-rokok yang disita itu terdiri atas 2 merek, yakni merek Super Galaxi dan Max Optimus.

“Modusnya, rokok-rokok ini dikemas dalam dus-dus rokok resmi yakni rokok Djarum. Sehingga, dari luar terlihat bahwa rokok yang akan dibawa adalah rokok resmi,” ujar Kasat Polair Polres Probolinggo AKP Nur Mahfud.

Namun, petugas Polair tidak lantas percaya, bahwa yang ada dalam dus rokok Djarum adalah rokok sesuai kemasan. Ketika dibuka, ternyata isinya adalah rokok dengan dua merek tersebut. Sejauh ini, nakhoda kapal masih diperiksa intensif oleh polisi.

“Saat ini masih belum ada penetapan tersangka. Nakhoda kapal masih berstatus terperiksa,” ujarnya. AKP Nur Mahfud sendiri belum memastikan, apakah rokok ilegal ini akan dijual kembali atau digunakan sendiri. “Kami juga masih memeriksa, apakah ada kasus lain selain rokok ilegal ini. Namun, untuk masalah cukai ini, akan kami limpahkan ke Bea Cukai,” jelasnya.