Rabu, 01 Maret 2017

Curat Beruntun Di Banyuanyar Kidul Dalam Seminggu Terakhir

PROBOLINGGO - Selama seminggu terakhir, pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Tiga hari terakhir misalnya, tiga warga di Desa Banyuanyar Kidul,  jadi korban curat.

Rabu kemarin (28/2) dini hari, rumah pasangan muda Sofyan (18) dan Hikmatul  Alia (17), di Dusun Beringin, dimasuki maling. Pelaku diduga masuk pukul 01.30 lewat jendela samping rumah, bagian atas. Lia, panggilan Hikmatul Alia menjelaskan, dini hari kemarin, dia mendengar suara seperti ada yang jatuh ke lantai.

Lalu, terdengar suara pintu lemari terbuka. Namun, Lia tidak berani memastikan suara apa yang didengarnya. Sementara suaminya yang tidur di kamar yang sama dengannya, sedang tidur pulas. “Jam setengah dua saya terbangun, karena anak saya nangis. Waktu itu saya dengar suara orang jatuh dan suara lemari terbuka. Saya mau ngecek sebenarnya. Tapi, saya takut mau keluar,” ujarnya.

Korban baru sadar rumahnya dimasuki maling, sekitar pukul 07.00, kemarin. Saat itu, salah satu dari dua lemari di ruang tengah kondisinya berantakan. Setelah dicek, tidak ada satu pun barang di lemari yang hilang. Namun, sejumlah barang di ruang tengah hilang. Antara lain, ponsel, charger, power bank, dan senter. Diduga pula, maling hendak membawa kompor gas dan sepeda motor Honda Beat milik korban, namun tidak bisa.

“Sepertinya malingnya ingin membawa motor dan kompor gas juga. Soalnya kompor gas sudah bergeser dari tempat biasanya. Tapi, karena saya kasih rantai, maling tidak bisa membawanya,” tambah Sofyan. Tidak hanya pasangan Sofyan-Lia yang dini hari kemarin jadi korban curat.

Sekitar setengah jam sebelumnya, maling diduga hendak membobol toko milik Zulaikha (38), yang lokasinya tak jauh dari rumah pasangan Sofyan–Lia. Namun, kakak Zulaikha, yaitu Basor (40), keburu memergoki. Sehingga, maling pun kabur.

Basor menyebut, saat itu dia memergoki seorang lelaki sedang mencongkel pintu depan toko adiknya itu. Basor yang biasa berjaga di sekitar rumahnya, lantas mengambil senter untuk melihat pelaku. Sayang, pelaku langsung kabur.

“Malingnya itu sendirian. Orangnya gemuk, menggunakan baju kotak-kotak dan pakai celana selutut,” terang Basor tentang ciri-ciri pelaku. Dua hari sebelum curat di rumah kedua korban, rumah warga yang lain juga dimasuki maling. Tepatnya, Sabtu (25/2). Korbannya, Haris (30), juga warga Dusun Krajan, Desa Banyuanyar Kidul.

Saat itu, motor CBR milik  korban berhasil dibawa pelaku. Lalu, satu minggu sebelumya, maling juga masuk ke rumah Safiya (35), dan Ika (25), juga warga Desa Banyuanyar Kidul. Safiya, warga Dusun Beringin dan Ika, warga Dusun Krajan. Di dua rumah korban itu, maling membawa lari tabung gas.

Mengetahui hal tersebut, Kapolsek Banyuanyar AKP Adri akan meningkatkan giat patroli baik anggotanya maupun warga setempat khususnya di malam hari. Karena dari informasi kepala desa setempat, sejak dua bulan terakhir di desanya sudah jarang dilakukan ronda malam.

"Warga sendiri selama ini juga tidak melaporkan adanya tentang pencurian apapun. Padahal, di setiap kegiatan desa kami sering mengimbau dan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang terjadi, apapun bentuknya," jelas kapolsek.