Senin, 27 Maret 2017

Gondol Motor Teman, Diciduk Polisi Setelah Buron 7 Bulan

PROBOLINGGO - Lama menjadi buruan polisi, Karyono (38), warga Desa/Kecamatan Kebunan, Kabupaten Sumenep, Madura, akhirnya berhasil dibekuk. Rabu (22/3/2017) lalu, pria yang selama ini merantau ke Bali, itu tertangkap di sebuah warung kopi di Kabupaten Situbondo.

Karyono dibekuk polisi karena telah menggondol motor temannya, Halik (42), pada 12 Agustus 2016 lalu. Saat itu, warga Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, itu harus merelakan motor Honda Varionya digondol pelaku.

Kapolsek Paiton AKP Riduwan mengatakan, saat itu korban dan pelaku sama-sama merantau bekerja di Denpasar, Bali. Pada 12 Agustus 2016, korban pulang ke rumahnya di Situbondo bersama pelaku. “Pelaku beralasan ingin tahu rumah korban,” ujarnya.

Dari Bali, mereka mengendarai motor milik korban. Sesampainya di rumah korban, keesokan harinya korban dan pelaku membesuk anak korban yang mondok di Ponpes Nurul Jadid Paiton. Sepulang dari Ponpes, korban mampir di sebuah minimarket untuk membeli rokok.

Korban masuk minimarket, namun pelaku tetap di luar. Karena sudah kenal baik, korban tidak membawa kunci motornya yang tetap menancap di stop kontaknya. "Tahu-tahu, setelah keluar, sepeda motor dan pelaku tidak ada. Sehingga, dilaporkan ke Polsek Paiton,” ujarnya.

Rabu lalu, pelaku diketahui berada di Alun-alun Kabupaten Situbondo. Tak mau buruannya kabur, polisi langsung membekuknya. “Ternyata, pelaku ini memang sudah ada niat mencuri motor korban sejak berangkat dari Denpasar, Bali,” ujar Riduwan.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah menjual motor korban di wilayah Kabupaten Sumenep. Sehingga, sepeda motor bernopol DK 8322 KX itu masih dalam pencarian. “Pelaku mengatakan, motor korban laku Rp 4 juta. Uangnya digunakan untuk foya-foya,” ujar mantan  kapolsek Dringu, itu.

Menurutnya, pelaku berada di Situbondo karena bersembunyi di rumah saudaranya. Dia tidak berani pulang ke rumahya di Sumenep karena rumahnya dekat dengan polsek. “Polseknya itu, sudah kami kirimi DPO (daftar pencarian orang). Dia dibekuk saat ngopi bersama saudaranya di Alun-alun Situbondo,” ujar Riduwan.