Senin, 20 Maret 2017

Polisi Beberkan Tersangka Pembunuhan Bermotif Isu Santet Di Pakuniran

PROBOLINGGO - Kejadian pembunuhan yang menewaskan Sukari (57), warga Desa Ranon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (27/2/2017) malam lalu, pihak kepolisian akhirnya menetapkan SH (29), sebagai tersangka.

SH yang masih terbilang merupakan tetangga korban, tega menghabisi nyawa Sukari karena dendam yang dilatar belakangi dugaan isu santet. Sukari tewas dengan kondisi tubuh penuh luka bacok diantaranya di kepala bagian atas, bahu sebelah kanan dan di leher belakang sebelah kiri.

Kapolsek Pakuniran AKP Habi Sutoko mengatakan, aksi pembunuhan itu terjadi sekitar setengah jam usai istri SH meninggal dunia sekitar dua bulan lalu pasca melahirkan. "Tersangka ini menduga kematian istrinya itu karena santet yang dimiliki Sukari," terang Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin saat press release Senin (20/3) pagi tadi.

Kejadian pembunuhan itu sendiri terjadi di dalam rumah korban. Tersangka yang mendatangi rumah korban dengan membawa celurit langsung menyabetkan celuritnya ke tubuh korban. Tersangka juga sempat mengancam sejumlah saksi mata yang mengetahui kejadian tersebut, usai melakukan aksinya dan melarikan diri.

”Waktu pelaku melarikan diri, korban masih dalam kondisi hidup. Namun, saat hendak ditolong dan dibawa ke puskesmas, korban sudah meninggal di lokasi,” imbuh AKBP Arman.

Tersangka yang kini mendekam di balik jeruji Mapolsek Pakuniran, dijerat dengan pasal 338 jo 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun.