Kamis, 23 Maret 2017

Rakor & Survey Persiapan Lomba Kawasan Tertib Lalu Lintas

PROBOLINGGO - Pemandangan tak biasa tampak terlihat di sisi selatan Alun-alun Kota Kraksaan, tepatnya di depan Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (22/3/2017) pagi. Puluhan personil polisi dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo sangat serius melihat kondisi Alun-alun Kota Kraksaan.

Saat itu, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo bersama jajaran perangkat daerah sedang melakukan rapat koordinasi (rakor) sekaligus giat survey lokasi untuk Lomba Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Tri Nuartiko.

Lomba yang merupakan event tahunan ini ditarget untuk dapat dimenangkan oleh Kota Kraksaan. Sekaligus sebagai motivasi kedepan dalam rangka menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut AKP Tri Nuartiko mengutarakan bahwa masih banyak elemen-elemen yang harus dibenahi maupun yang perlu ditambah untuk memenangkan even ini.

“Perlu melibatkan semua stakeholder untuk tergabung dalam tim kreatif kami, sehingga bisa bersinergi dengan baik demi mempermudah persiapan. Masyarakat pun harus kita berikan sosialisasi agar ikut membantu dalam memperlancar even ini,” ujarnya.

Penilaian KTL ini akan dilakukan 29 Maret 2017 mendatang. Sementara areal yang dinilai mulai dari batas Kota Kraksaan sebelah barat sampai dengan batas timur. Satlantas sebelumnya telah mempersiapkan tim khusus yang didalamnya adalah orang-orang yang sudah kompeten dalam even KTL ini. Seperti, Iptu Sugeng Sulistiyono yang ditunjuk sebagai koordinator tim.

Sementara itu, Iptu Sugeng menjelaskan kiat-kiat dan strategi yang harus dijalankan, pembagian tugas harus sesuai dengan ranah kerja masing-masing Perangkat Daerah yang tergabung dalam tim khusus ini. Diantaranya penertiban papan reklame dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang trotoar Jalan Panglima Sudirman Kota Kraksaan.

“Hal ini sudah menjadi tanggung jawab Satpol PP dan Dishub, penyediaan tenda sebagai adalah Bagian Umum. Sebagai corong pemerintah, Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian kami minta untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Kraksaan, khususnya melalui media yang sudah dimiliki seperti Radio Bromo FM dan Videotron di Alun-alun Kraksaan,” terangnya.

Kasatlantas menambahkan, bahwa tujuan dari even KTL ini adalah bukan semata-mata meraih predikat dan penghargaan, namun merupakan usaha bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas sebagai upaya penanggulangan dan pengurangan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas yang semakin hari semakin bertambah.

“Nantinya akan kami berikan tindakan-tindakan khusus terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya di areal kawasan tertib lalu lintas untuk memberikan efek jera,” pungkasnya.