Senin, 27 Maret 2017

Ratusan Peserta Ikuti Liga Perkutut Kapolres Probolinggo Cup

PROBOLINGGO - Lomba Burung Liga Perkutut Jawa Timur (LPTJ) yang dilaksanakan hari Minggu (26/3/2017) kemarin benar-benar meriah. Suasana di lapangan Tanjung, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, terlihat bak pasar burung. Kicauan ratusan burung saling bersahutan seakan menjadi penyejuk teriknya  matahari.

Lomba burung perkutut yang diselenggarakan oleh Pengda P3SI Kabupaten Probolinggo ini untuk memperebutkan trophy Kapolres Probolinggo Cup. Tak hanya itu, terdapat juga undian doorprize berbagai macam dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Dari beberapa sesi lomba yang terbagi dalam empat kelas, hingga acara digelar tercatat ada 504 peserta yang mengikuti dan berasal dari berbagai wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan Kalimantan.

Animo peserta hingga luar provinsi itu membuat suasana semakin semarak. Tak hanya pemilik burung, warga yang datang hanya untuk jadi penonton juga memenuhi area lomba. Lomba berlangsung mulai pukul 08.00 WIB itu, baru berakhir  pukul 12.00 WIB.

Dalam kegiatan ini, dihadiri langsung oleh Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan, Ketua Pengda P3SI H. Sunardi, Kapolsek Paiton AKP Riduwan, serta pengurus P3SI Jawa Timur.

Menurut Kompol Hendy, dalam sambutannya mengatakan, dengan digelarnya lomba ini bisa membawa dampak positif bagi para kicaumania dimanapun. Menurutnya, kesuksesan acara ini ke depan bisa menjadi semangat untuk gelaran berikutnya. “Kami sangat mengapresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara lomba atas pelaksanaan lomba burung ini. Semoga kedepan dapat dijadikan agenda tahunan dan lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Dari empat kelas lomba itu, terbagi menjadi kelas dewasa senior, kelas dewasa junior, kelas piyik henging dan kelas piyik junior. Masing-masing dipilih untuk juara satu hingga tiga.

Meskipun kondisi lapangan becek karena cuaca hujan malam hari sebelum lomba dilaksanakan, namun peserta tetap semangat mengikuti lomba untuk meraih kemenangan. Hingga lomba berakhir pun tak ada hambatan berarti.