Selasa, 04 April 2017

Polisi Peduli, Unit PPA Berikan Santunan Kepada Korban Pencabulan

PROBOLINGGO - Kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi tahun 2013 lalu, menjadi perhatian khusus anggota Unit Perlindungan Perempuan & Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Probolinggo. Dari 5 tersangka yang telah melakukan perbuatan tak pantas itu anggota telah menangkap 4 pelaku.

Selasa (4/4/17) pagi tadi, unit PPA kembali memanggil korban BS (18) untuk dimintai keterangan. Hal itu dilakukan untuk memastikan seorang DPO pelaku yang telah diamankan polisi. Dan dari hasil penyidikan, korban membenarkan bahwa MS merupakan salah satu pelakunya.

Sebagai informasi, BS telah mengalami pencabulan sejak tahun 2013 yang dilakukan oleh 5 pelaku berbeda. BS sendiri diketahui seorang anak yang mengalami keterbelakangan mental. Hanya dengan iming-iming uang, para pelaku dengan leluasa melakukan aksi bejatnya.

Melihat hal tersebut, polisi pun merasa iba terhadap korban. Diakhir pertemuan pagi tadi, petugas memberikan sedikit santunan cinta kasih kepada korban. Hal ini dimaksudkan bahwa polisi juga peduli terhadap warganya.

"Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk cinta kasih kepada korban yang mengalami kekerasan seksual," ungkap Kasat Reskrim AKP Hariyanto Rantesalu melalui Kanit PPA Bripka Isyana Reni.

Bripka Reni juga menyampaikan, agar setiap orang tua dapat menjaga anaknya dengan baik. Selain itu, dihimbau agar tidak takut melaporkan setiap kejahatan yang menimpa anaknya. "Untuk anak-anak yang mengalami kekerasan seksual jangan menyimpan sendiri permasalahannya, segera laporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti," tambahnya.

Di kantor PPA sendiri juga telah disediakan ruang konseling yang tujuannya apabila ada anak yang menjadi korban kekerasan seksual dan siap menerima segala bentuk laporan permasalahan yang menimpa anak.