Kamis, 27 April 2017

Sosialisasi Kenakalan remaja oleh Sat Narkoba Polres Probolinggo


Polres Probolinggo - Dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif serta mencegah terjadinya kenakalan remaja, Polres Probolinggo lakukan pembinaan dan penyuluhan kepada seluruh Sekolah Menengah Pertama Sekecamatan Gending dan Organisasi Remaja Anshor Kecamatan Gending di Gedung Sasana Budaya PG Gending pada hari Rabu (26/4).

Penyuluhan dan pembinaan ini merupakan bagian dari Operasi Bina Kusuma dan bekerja sama dengan Disporaparbud Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini diikuti oleh SMAN 1 Gending, MA Walisongo Gending, SMKN 1 Gending, SMA Raden Fatah Tarokan Banyuanyar serta Remaja Anshor Maron Gending, Banyuanyar dan Maron. Dan juga turut hadir Anggota Komisi VII DPR RI Bapak Drs. H. Hasan Aminuddin, Bupati Probolinggo Ibu Hj. Puput Tantrianasari, S.E., Kadisporaparbud Kabupaten Probolinggo, Kasat Narkoba Polres Probolinggo AKP Suherly Sanjaya dan Kapolsek Geding AKP Sunaryo.

Materi pertama yang diberikan kepada remaja yang mengikuti kegiatan ini adalah sebagai generasi muda guna menjadi pemimpin harus bebas dari narkoba, patuh dan taat kepada orang tua disampaikan oleh Drs. H. Hasan, materi kedua adalah Bahaya penyalahgunaan narkoba yang berpotensi merusak masa depan generasi Bangsa yang disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Probolinggo AKP Suherly Sanjaya dan materi terakhir adalah kenakalan remaja dan motivasi karakter generasi yang bersih dan bebas dari narkoba disampaikan oleh Satgas II Operasi Bina Kusuma Bripka Ivan.

Selain pengisian materi, kegiatan ini juga diisi dengan permainan dan pemberian hadiah oleh Bupati Probolinggo Ibu Hj. Puput Tantriana, S.E. Ibu Tantriana juga memberi pesan kepada seluruh remaja yang hadir bahwa materi yang disampaikan tidak hanya didengar, tapi juga dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak ada generasi muda yang buruk dan tidak punya masa depan.

"Saya berharap agar para remaja yang hadir disini tidak hanya semata-mata hadir, duduk dan mendengarkan tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak ada generasi muda yang buruk dan tidak punya masa depan," ujarnya.