Kamis, 13 April 2017

Uang Kotak Amal Masjid Dibobol Maling

Probolinggo - Warga Desa Selogudik Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, digegerkan dengan pencurian uang kotak amal di Masjid Baiturrahman, Senin (10/4) lalu. Tidak tanggung-tanggung, uang sekitar Rp 2,6 juta di dalam kotak amal  masjid itu raib digondol maling.

Berdasarkan informasi, peristiwa pencurian uang kotak amal masjid itu pertama kali diketahui sekitar pukul 14.30. Adalah Suyitno (77), warga Dusun Sumberrejo, Desa Selogudik Kulon, yang mengetahui pertama kalinya.

Suyitno merupakan takmir masjid. Uang di dalam kotak amal itu merupakan hasil sumbangan dari warga tiap Jumat pagi, saat acara mengaji di masjid. Sekitar 3 bulan lamanya uang sumbangan  itu dikumpulkan. Kemudian, uang itu disimpan di kotak amal.

Di masjid sendiri, saat ini sedang ada rehab. Kebetulan, sejak tiga hari terakhir pengecatan pagar masjid dikerjakan. Suyitno mengatakan, dirinya cukup terkejut saat mengetahui uang kotak amal amblas dicuri.

Diperkirakan kejadian pencurian itu terjadi setelah salat Duhur berjamaah. Sebab, sekitar pukul 10.00, Senin lalu (10/4), dirinya masih membuka gembok kotak amal tersebut untuk membeli bahan cat. ”Kemungkinan dicurinya siang hari setelah salat jamaah Duhur. Karena jam segitu, masjid kosong,” katanya.

Dirinya ingat betul, kotak amal itu kembali dikunci gembok. Sekitar pukul 14.30, dirinya membelikan mi untuk dua tukang cat masjid. Saat hendak mengambil uang untuk membayar makanan mi itu, ternyata posisi kotak amal sudah tidak lagi digembok.

Bahkan, gembok yang masih dalam kondisi terkunci itu, berada di bawah kotak amal. Sedangkan besi pengait kotak amal itu, sudah bengkok dan terputus karena digergaji. ”Uang dalam kotak amal itu berkisar Rp 2,6 juta. Kami tidak  laporan ke polisi (polsek). Tapi, kami sudah laporkan kejadian itu ke desa,” terangnya.

Zaini, tukang cat pagar masjid itu mengatakan, dirinya yang mengecat masjid itu tidak mengetahui kejadian pencurian uang kotak amal masjid tersebut. Kemungkinan, kejadian itu saat selesai salat Duhur. Sebab, dirinya selepas salat Duhur, pulang ke rumahnya untuk istirahat. Nah, saat itu kondisi masjid biasa kosong dan sepi.

”Sebenarnya, masjid itu selesai salat jamaah pintunya dikunci semua. Cuma, ada jendela sisi barat yang biasa kondisi terbuka,” ungkapnya. Sementara itu, Kapolsek Pajarakan AKP Kukuh Djuniar Efendi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian pencurian uang kotak  amal tersebut. Namun, pelaku pencurian itu belum juga ditemukan.

”Kami sudah dengar kejadian pencurian itu. Karena kejadian pencurian itu juga disiarkan lewat pengeras suara di masjid,” terangnya.