Senin, 30 Oktober 2017

Disiplin Membangun Bangsa, Pesan Bapak Polisi kepada Saka Bhayangkara

Polres Probolinggo - Tujuan dibentuknya Saka Bhayangkara adalah untuk mewujudkan kader - kader pemuda dan pemudi bangsa yang memiliki akhlak dan moral Pancasila guna ikut serta bertanggung jawab terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat melalui pendidikan Kebhayangkaraan di dalam Gerakan Pramuka.

Dalam hal ini Polsek Krucil juga turut andil dan peduli dengan cara membina adik adik pramuka dari tingkatan Penegak dan pandega dengan cara memberikan penyuluhan serta pelatihan keterampilan yang nantinya supaya berguna demi masa depan.

Kegiatan Saka Bhayangkara Polsek Krucil dilaksanakan setiap seminggu sekali dan dibina langsung oleh Bripka Tri Yulianto, SH anggota Polsek Krucil.

Personil saka bhayangkara binaan Polsek Krucil sekarang ini berjumlah 24 orang yang terdiri dari 16 laki laki dan 8 perempuan yang berasal dari Siswa Madrasah Aliyah ( MA ) Guyangan Kec Krucil dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah dikarenakan siswa dari SMP Guyangan juga sangat antusias mengikuti pelatihan yang diadakan di Polsek Krucil Minggu (29/10/2017).

Pelatihan dilakukan sore hari dan diisi dengan pembekalan beragam materi dimulai dari disiplin terhadap diri sendiri, disiplin terhadap sesama dan disiplin terhadap lingkungan.

"Kak Tri" panggilan akrabnya, dengan seriud memberikan pembekalan dengan ikhlas bentuk kepedulian terhadap pemuda yang mendiami kawasan sekitaran gunung Argopuro Kecamatan  Krucil.

Pelatihan terhadap Saka Bhayangkara yang dilakukan tidak hanya berlangsung di lingkungan mapolsek krucil saja akan tetapi pembekalan materi juga sering dilakukan dan di contoh langsungkan di lapangan, semisal pelatihan cara memadamkan api dan juga Safety Riding / lakalantas, menurut Bripka Tri " bahwa sangat penting memberikan pengetahuan yang dimiliki dari pelatihan POLRI sebelumnya di berikan kepada adik - adik pramuka sejak dini dikarenakan hal tersebut bisa dijadikan pedoman masa depan demi menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain maupun keselamatan lingkungan"