Minggu, 29 Oktober 2017

Pengamanan Budaya Saling Cambuk di Desa Sambirampak Kidul Kecamatan Kotaanyar



Probolinggo (28/10/2017) Budaya Saling Cambuk menggunakan rotan bukan hal yang mengejutkan bagi masyarakat Desa sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar,  Kabupaten Probolinggo. Namun, ini adalah budaya turun temurun dari nenek moyang yang tetap dilestarikan hingga saat ini. Warga setempat menamakan OJUNG, “Ojung ini olahraga tradisi adat diadakan karena kemarau panjang yang konon ceritanya bisa mendatangkan hujan” ujar salah satu warga disela sela kegiatan.

Sebelum bertanding, para pemain ojung menggunakan pembalut dari kain sarung ditangan kirinya dan diikat dengan tali. Tangan kiri itu, difungsikan untuk menahan pukulan lawan saat bertanding. Bagian kepala juga diberi pengaman agar rotan tidak menyentuh langsung dibagian yang membahayakan para pemain.
Sekitar pukul 13.00 wib lomba adu ojung dimulai diikuti 10 peserta dengan jumlah penonton kurang lebih 150 orang dari warga sekitar Desa Sambirampak kidul, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, didalam pelaksanaan budaya tersebut perlunya terciptakan suasana yang aman dan nyaman adapun dalam hal ini Polsek Kotaanyar Polres Probolinggo, berkoordinasi dengan panitia lomba serta menempatkan Personil sebanyak 4 anggota Polri dan 6 Petugas keamanan dari Panitia, yang dalam pelaksanaanya pengamanan terbagi disekitar lokasi penonton dan sekitar ring area adu Ojung.

“Anggota Polsek Kotaanyar memberikan pengaman lokasi budaya adu ojung serta berikan himbauan kamtibmas guna terciptanya suasana kegiatan yang Sportif, aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung” ungkap , AKP Ohim Kapolsek Kotaanyar di Kantor Polsek Kotaanyar. (Humas)