Jumat, 24 November 2017

Ciptakan Generasi Anti Narkoba, Polsek Pajarakan terus Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Probolinggo (Polsek Pajarakan), - Sebagai wujud sinergitas Polri dengan aparatur pemerintahan khususnya dalam rangka menyelamatkan generasi muda yang merupakan tonggak penerus pembangunan bangsa dari dampak bahaya Narkoba, Polsek Pajarakan Polres Probolinggo bekerjasama dengan Pemerintah Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo menyelenggrakan sosialisai tentang Bahaya Narkoba bertempatkan di Balai Desa Karangpranti yang dihadiri -+ 100 orang yang terdiri dari pemuda desa, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama se-Desa Karangpranti dan Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan. pada hari Jum’at (24/11/2017).

Kegiatan tersebut di buka oleh Kapolsek Pajarakan AKP Kukuh Djunar E dan menyampaikan secara singkat tentang bahaya Narkoba dan obat - obatan terlarang yang bisa berdampak sangat negatif pada generasi muda pada era saat ini.

Selanjutnya kegiatan sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang bahaya Narkoba oleh Kanit Shabara Polsek Pajarakan IPDA Maruji, SH sekaligus pengemban fungsi Bhabinkamtibmas di Desa Karangpranti.

Dijelaskan oleh IPDA Maruji bahwa saat ini peredaran Narkoba sudah sangat berbahaya, bahkan sasarannya sudah tidak lagi membedakan umur, jenis kelamin maupun jabatan. Maka dari itu, peredaran narkoba harus bisa kita tekan dan diperangi, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa Indonesia sekarang darurat Narkoba. Polri dan BNN berkomitmen memberantas peredaran narkoba, akan ttp bukan hanya penindakan hukum melainkan melalui cara - cara preventif yaitu peningkatan pendidikan sumber daya masyarakat melalui sosialisasi agar masyarakat mengerti akan dampak - dampak negatif dari narkoba dan obat - obatan terlarang yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

Polsek Pajarakan selaku pengembang fungsi hukum sangat menyayangkan bilamana terdapat oknum warga / masyarakat yang terkena permasalahan Narkoba, sehingga dalam hal ini Polsek Pajarakan tidak mau lagi ada oknum pemuda maupun masyarakat lainnya desa -desa atau dusun lain yang menjadi pengguna maupun pengedar Narkoba atau obat - obatan terlarang, ” tegas IPDA Maruji.

Di hadapan para Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemuda desa, IPDA MARUJI juga menjelaskan jenis - jenis Narkoba dan obat - obatan terlarang yang beredar saat ini, serta mengajak warga khususnya pemuda Desa Karangpranti dan Desa Karangbong mulai dari sekarang untuk menolak Narkoba yang dimulai dari diri kita sendiri lalu keluarga, lingkungan dusun, desa dan Kecamatan serta untuk segera melaporkan ke pihak berwajib (Polsek/Polres) yang nantinya diharapkan Desa Karangpranti menjadi kampung bersih Narkoba.

Pada kesempatan itu pula Kapolsek Pajarakan AKP Kukuh Djunar E juga mengaku bahwa peredaran narkoba belum bisa diberantas habis karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalah gunaan narkoba masih rendah, sehingga seperti prinsip ekonomi semakin banyak permintaan semakin banyak produksi, semakin banyak permintaan harga akan semakin naik. Begitulah peredaran narkoba di masyarakat yang telah membuat candu masyarakat sehingga laris dipasarkan begitupun keterlibatan para oknum aparat pasti ada ". Jelasnya.

Maka dari itu saat ini Polres Probolinggo telah membuat pelayanan lewat online, yang disebut Aplikasi Polisi " BROMO PERKASA " yang dapat didownload lewat HP Android, “sehingga keamanan warga yang melaporkan adannya peredaran narkoba dapat terjamin ataupun informasi bersifat kriminal maupun konflik sosial yang terjadi di masyarakat ,” ujarnya saat menjawab pertanyaan dari para peserta sosialisi tersebut. (Feri)