Minggu, 12 November 2017

"Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi ?"

Polres Probolinggo - Melaksanakan kegiatan patroli pada saat dinas siang maupun dinas malam merupakan agenda wajib bagi petugas SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsek Kuripan. Seperti halnya yang dilakukan oleh dua orang Anggota Polsek Kuripan AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO yang saat itu melaksanakan dinas siang.

Ya, hari itu Minggu (12/11/2017) AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO sedang melaksanakan dinas siang bersama dua orang rekan lainnya. Kemudian AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO melaksanakan kegiatan rutin patroli, dan siang itu sasaran patroli di jalur perbatasan Kecamatan Kuripan - Kecamatan Sumber. Mengingat hari itu hari Minggu dan tidak menutup kemungkinan banyak wisatawan lokal yang akan berkunjung ke Wisata Magahoni Park di Kecamatan Sumber.

"Seperti hari biasanya baik saat melaksanakan dinas siang maupun dinas malam, kami petugas jaga Polsek Kuripan wajib melaksanakan patroli. Dan berhubung hari ini hari Minggu, kami melaksanakan patroli ke perbatasan Kuripan-Sumber guna antisipasi wisatawan lokal yang akan ke Wisata Magahoni Park", tegas AIPTU UTOMO sebagai komandan regu patroli.

Seusai melaksanakan patroli di perbatasan Kuripan-Sumber, mobil patroli 80.2 Polsek Kuripan melanjutkan bergerak turun untuk melaksanakan patroli antisipasi KARHUTLA (Kebakaran Hutan Dan Lahan) di areal hutan jati di sekitar perbatasan tersebut. Dan pada saat AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO sedang melaksanakan patroli KARHUTLA, mereka mendapati beberapa orang pemuda dengan membawa senapan angin di areal hutan tersebut, dan setelah ditanya apa tujuan mereka kemudian para pemuda tersebut menjawab bahwa mereka akan berburu. Kemudian oleh BRIPDA DWI CAHYO, para pemuda tersebut diberikan arahan dan pembinaan agar turut menjaga kelestarian alam.

"Kebetulan di sekitar jalur perbatasan ini merupakan wilayah hutan, jadi sekalian kami melaksanakan patroli karhutla, dan saat melaksanakan patroli karhutla kami mendapati para pemuda yang akan berburu ini. Dan kami memberikan arahan dan pembinaan kepada para pemuda ini agar turut menjaga kelastarian alam bukan malah merusaknya", ujar BRIPDA DWI CAHYO.

Dan BRIPDA DWI CAHYO juga menyampaikan kepada para pemuda yang kelihatannya hobby berburu tersebut agar mengerti dan memedomani UU. RI No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistem serta PP. RI No. 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, agar para pemuda tersebut tidak menyalahi aturan dan tidak melanggar hukum.

"Sekalian kami memberikan pengertian masalah Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang harus dimengerti dan dipedomani oleh para pemuda yang sepertinya hobby berburu ini agar tidak menyalahi aturan dan tidak melanggar hukum, mereka bisa googling di internet Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tersebut. Dan harapan saya kalau bisa mereka tidak usah berburu lah, demi kelestarian alam dan demi anak cucu kita. Kalau bukan dimulai dari diri kita sendiri, siapa lagi yang akan menjaga kelestarian alam ini", pungkasnya. 
(boydonk).