Senin, 06 November 2017

PEDULI DENGAN SUMBER MATA AIR YANG PREMATUR, POLISI INI BERTEKAD BANGUNKAN DAN HIJAUKAN LAHAN TIDUR

Polres Probolinggo - Menindak lanjuti keluhan dari warga di desa binannya beberapa waktu yang lalu, perihal kritisnya sumber mata air bersih klompek (begitu warga sekitar menyebutnya) di Dsn. Gunungsari Desa Resongo khususnya pada musim kemarau panjang seperti sekarang ini, Kanit Intelkam Polsek Kuripan AIPDA MAYAR BUDIONO mengambil langkah nyata dengan mendatangkan bibit-bibit pohon yang dibelinya secara swadaya dan rencananya bibit-bibit pohon tersebut akan ditanam di lahan tidur (lahan yang tidak terpakai dan tidak diolah) di sekitar sumber mata air klompek.

Bibit-bibit pohon yang didatangkan oleh "Pak MAYAR" tersebut (begitu warga Kuripan memanggilnya) berupa bibit pohon beringin, gaharu, gayam, sukun, pete, jambu air, serta durian. Dan untuk sementara bibit-bibit pohon tersebut oleh Pak Mayar dititipkan dan dirawatkan kepada warga yang juga peduli dengan lingkungan yaitu Saudara HERUL yang beralamatkan di Dsn. Krajan Desa Resongo sampai nanti datangnya musim hujan dan bibit-bibit pohon tersebut siap untuk ditanam.

"Ini adalah bentuk kepedulian saya sebagai Anggota POLRI terhadap lingkungan yang berada di desa binaan saya khususnya sumber mata air klompek, dan saya mendatangkan serta membeli bibit-bibit pohon ini secara swadaya, untuk sementara bibit-bibit pohon ini saya titipkan dan saya rawatkan kepada Pak HERUL hingga datangnya musim hujan serta bibit-bibit pohon tersebut siap untuk ditanam", ujar AIPDA MAYAR BUDIONO pada Senin, (06/11/2017).

Alasan dipilihnya bibit pohon beringin, gaharu, gayam, sukun, pete, jambu air, serta durian untuk ditanam di lahan tidur sekitar sumber mata air klompek, dimaksudkan agar dikemudian hari nanti apabila pohon-pohon tersebut nantinya sudah tumbuh besar tidak dipotong untuk diambil kayunya, dan masyarakat bisa mengambil buahnya sedangkan pohonnya bisa tetap berdiri tegak sehingga lahan tetap terlihat hijau dan sumber mata air bisa tetap terjaga kelestariannya.

"Sengaja saya memilih bibit-bibit pohon tersebut dengan maksud apabila nanti pohon-pohon tersebut sudah tumbuh besar agar tidak dipotong untuk diambil kayunya, dan masyarakat bisa mengambil buahnya sedangkan pohon-pohon tersebut tetap bisa berdiri tegak agar lahan disekitar sumber mata air tetap terlihat hijau dan sumber mata air bisa tetap terjaga", ujarnya.

Dan dirinya juga berharap untuk kedepannya semoga semakin banyak pihak-pihak khususnya dari Desa Resongo sendiri yang peduli akan kelestarian lingkungan di sekitar sumber mata air, dimana kita ketahui bersama setiap tahunnya debet air di sumber mata air semakin berkurang jumlahnya karena lingkungan di sekitar sumber mata air kurang terjaga dengan baik.
(K-24)