Thursday, December 14, 2017

Jalur Tengkorak Probolinggo Rutin Dirazia Polisi

PANTAU LANGSUNG - Kasat Lantas AKP Ega Prayudi ketika menjadi perwira pengendali razia tadi malam.  
Gending - Sebagai upaya menekan tingginya angka kecelakaan di jalan raya, khususnya di Jalur Pantura Surabaya - Banyuwangi KM 106+100 Kec. Gending Kab. Probolinggo yang sering disebut sebagai jalur tengkorak, Satlantas Polres Probolinggo rutin menggelar razia kendaraan (Rabu, 13/12/2017).

Kendaraan yang diperiksa oleh petugas, di antaranya truk tronton bermuatan, bus berpenumpang, serta kendaraan lainnya. Dari hasil pemeriksaan, ada puluhan truk bermuatan yang melanggar di antaranya, uji kir mati dan kelebihan muatan. Dari razia ini,  ditemukan banyak kendaraan yang wajib uji kelayakan jalan.

Selain itu Satlantas bekerja sama dengan Sie Dokkes Polres Probolinggo untuk melaksanakan tes urine bagi sopir bus dan truk. Ada sekitar 10 sopir bus AKDP dan belasan sopir truk yang dites urine.

"Untuk sementara tak ada yang positif mengandung narkoba. Kegiatan ini akan rutin kami lakukan. Tentu saja agar para sopir ini bisa membawa penumpang dengan nyaman dan selamat sampai tujuan." Jelas AKP Ega. 

Samsul, salah satu sopir bus AKDP, menyambut baik kegiatan ini. Kegiatan tes urine sangat penting untuk mendeteksi sopir nakal yang mungkin saja menjadi pengguna narkoba.

"Sangat positif bagi sopir. Karena apa, karena sopir ini membawa banyak penumpang. Bahaya kalau sopirnya ada yang makai narkoba," ujar Samsul.

Samsul pernah mendengar bahwa ada sopir yang menggunakan narkoba sebagai doping agar kuat nyopir. Tetapi itu didengarnya untuk sopir antar kota antar propinsi. Samsul sendiri mengaku tak pernah melihat, apalagi mengonsumsi narkoba.

"Agar tak capek atau ngantuk, saya maksimalkan istirahat kalau sudah sampai terminal. Atau saya minum air putih dan snack biar nggak ngantuk," tandas Samsul. (ns)