Kapolres Berharap Bisa Minimalisir Korupsi Di Desa : Anev dan berikan Buku Saku Dana Desa

KAPOLRES PROBOLINGGO BERIKAN BUKU SAKU DANA DESA

PROBOLINGGO (Sat Binmas), bertempat di Aula Madakaripura Pemkab Probolinggo, Sekitar 325 peserta Launching Buku Saku Dana Desa yang terdiri dari Babinkamtibmas Polres Probolinggo dan para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Probolinggo hadir pada Anev Dana Desa yang sekaligus Launching Buku Saku Dana Desa bersama Polres Probolinggo pada Kamis (7/12/2017).

Kegiatan Anev Dana Desa yang sekaligus Launching Buku Dana Desa diselenggarakan di Kantor Bupati Probolinggo disalah satu ruang Auditorium Madakaripura lantai lima. Dalam giat tersebut, Hadir diantaranya, AKBP Fadly Samad (Kapolres Probolinggo) , Heri Sulistyanto (Kadis PMD Kab Probolinggo) , Jajaran perwira Polres Probolinggo , Camat, Kapolsek, Kepala Desa dan Babinkamtibmas se-Kabupaten Probolinggo.

AKBP Fadly Samad S.H, S.I.K, M.H, M.S.i
Kepala Dinas PMD, Heri Sulistyanto mengatakan jika kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Evaluasinya Kapolri dengan Kemendes Bahwa Polres di beri akses untuk ikut mengawasi dan mendukung adanya program pembangunan melalui dana desa agar desa tau mengerti bagaimana mengelola dana desa tersebut dengan baik , ” dengan adanya buku Saku Dana Desa ini diharapkan nantinya menjadi panduan dalam pengelolaan dana yang bersumber dari dana Desa dan ADD sesuai peruntukannya,” ucapnya.

BUKU DANA DESA
Dalam kegiatan itu juga, Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad , menyampaikan jika semua orang tentunya banyak bertanya kenapa dana DD dan ADD ini kok harus awasi, apakah sudah mengalami krisis kepercayaan pada para Kepala Desa,” Perlunya pengawasan tersebut agar Dana Desa (DD dan ADD) itu benar – benar dapat di optimalkan semaksimal mungkin yang bertujuan untuk membangun desa yang ada di seluruh Kabupaten Probolinggo yang sudah tentu harus bisa membuat desa tersebut lebih sejahtera ,” terangnya .

Lanjut, Kapolres menambahkan jika pihak Polres Probolinggo lebih mengutamakan pencegahan terhadap pengelola keuangan dari orang yang berkeinginan berbuat korupsi. “ Fungsi pencegahannya dapat dimaksimalkan dan harus ada niat untuk tidak berbuat korupsi terhadap penggunaan Dana Desa,” imbuhnya.


Namun, walau langkah yang dipilih Kapolres Probolinggo dalam bertindak akan selalu mengupayakan langkah pencegahan, akan tetapi Kapolres menegaskan akan tetap menindak kalau ada pelaku yang membandel berbuat korupsi. (Humas)