Razia Narkoba Jelang Pergantian Tahun | Sat Resnarkoba Gandeng TNI dan Sat Pol PP


POLRES PROBOLINGGO - Tim gabungan Sat Resnarkoba Polres Probolinggo menggelar razia di sejumlah kost kost dan cafe di wilayah Kecamatan Paiton, sore ini (29/12/2017). Sepasang kekasih yang ditemukan di kost tepi jalan Dusun Pesisir Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton sempat di test urine. Sebab, diduga memiliki atau mengkonsumsi narkoba jenis Sabu sabu (SS). Namun kedua pasangan itu tidak diamankan, karena hasil test urine negatif.
Pantauan tribratanews  yang mengikuti secara langsung kegiatan razia, menyebutkan di dusun pesisir Desa Sumberanyar, razia juga di cafe karaoke JR. Namun sayangnya tidak ditemukan pasangan tidak resmi ataupun barang mencurigakan. Bahkan, kost kostan lainnya tampak lengang dan sepi tanpa penghuni.
Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad melalui Kasat Reskoba AKP Herly Sanjaya mengatakan, menjelang pergantian tahun 2017-0218, pihaknya merazia sejumlah kost kostan yang ditengari penyalahgunaan narkoba ataupun minuman keras. Pihaknya pun langsung test urine bagi yang terjaring razia. “Kami razia yang ditengarai ada penyahalgunaan narkoba. Termasuk langsunh test urine,” katanya kepada tribratanews.
Kasat Resnarkoba menjelaskan, sempat ada sepasang pria dan perempuan di satu kost yang dicurigai menyalahgunakan narkoba. Pihaknya pun langsung test urine pada kedua pria dan perempuan tersebut. Namun hasil test urine negatif. Sehingga, mereka pun tidak diamankan ke Mapolres. “Memang kami temukan plastik klip yang dicurigai bekas bungkus narkoba. Kita amankan untuk diperiksa lebih lanjut. Tetapi untun penghuni kost tidak diamankan karena hasil testnya negatif,” terangnya. 
Bungkusan yang dikemas dalam klip mika itu ditemukan di tanah depan kamar-kamar indekos. Usai mendapati benda mirip SS itu, petugas melakukan penggeledahan ke sejumlah penghuni indekos. 
“Saya baru 4 bulan ngekos disini. Saya mau melamar pekerjaan di pabrik rokok,” kata perempuan asal Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu. 
Hal yang sama juga didapati dari hasil tes urine sang lelaki yang merupakan warga Paiton. “Saya cuma habis minum anggur dan arak. Tapi minumnya di luar kos sini,” akui pria asal Randu merak paiton itu. 
Keduanya juga menepis bahwa bungkusan benda yang diduga sabu-sabu itu merupakan milik mereka. “Itu bukan milik saya,” kata perempuan yang memakai babydol putih motif polkadot kecil warna biru itu. 
Razia di indekos itu juga sempat memacetkan ruas jalan pantura di Paiton. Sebab, banyak warga yang memadati di luar indekos karena penasaran.
Razia kemudian dilanjutkan ke beberapa tempat Karaoke tetap diwilayah Paiton namun dengan hasil nihil, dikarenakan sepinya pengunjung, dan kemudian Tim Gabungan Bergerak menuju tempat indekos wilayah Kraksaan dan ke Penginapan "Hotel Sari Indah" diwilayah Gending, dengan hasil nihil atau tidak ada indikasi penghuni yang menggunakan Narkoba. (satresnarkoba)