Satpolairud Peduli Lingkungan, Lepasliarkan Tukik Penyu

PROBOLINGGO-Satpolairud, Kerusakan ekosistem laut yang mengancam populasi satwa dilindungi, membuat Polres Probolinggo bergerak. Bnetuk Kepedulian Satpolairud Polres Probolinggo melakukan konservasi dengan melepas seratusan tukik (bayi penyu) di pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton.

Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad memimpin langsung pelepasan tukik, didampingi Kasat Polairud AKP Sugeng Prayitno dan bersama jajaran Bhayangkari, Muspika Kecamatan Paiton, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Probolinggo. Satu persatu, satwa melata itu dilepas hingga tenggelam terbawa gelombang air laut.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar terus menjaga lingkungan disekitar kita,” kata Kapolres Fadly Samad, Jum’at (22/12/2017).

Pantai Duta sengaja dipilih sebagai lokasi pelepasan tukik, mengingat pantai yang terkenal dengan keindahan manggrove itu memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan, khususnya selama setahun terakhir. Terlebih lepas pantai Duta, ideal untuk perkembangbiakana penyu.

“Pantai Duta ideal untuk kehidupan penyu, harapan kami setelah dilepas satwa ini tidak ditangkap kembali. Penyu ini merupakan hewan yang dilindungi, jika ada warga atau oknum yang merusak ekosistem penyu, bisa dijerat Undang-Undang yang berlaku,” papar mantan Kapolres Tuban ini.

Kepala Resort BKSDA Probolinggo, Sudartono menyebut upaya ini sangat baik guna mengembangkan dan melestarikan populasi satwa dilindungi. “Patut digalakkan, harapan kami penyu itu bisa berkembang biak dan bertelur di sini,” jelasnya. (humasresprob).