TANTANG POLISI, DIAMANKAN KE POLSEK, PEMUDA MABUK MENANGIS MINTA PULANG


Polres Probolinggo-Polsek Banyuanyar, 2 (dua) orang pemuda diamankan di Polsek Banyuanyar karena mabuk dan membikin onar di Desa Blado Wetan, Kecamatan banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, sebelumnya pada siang bolong (30/12/2017) kedua pemuda yang diketahui bernama Shodiq dan Zaenal tersebut membuat warga desa ketakutan karena berteriak-teriak sambil menantang berkelahi siapa saja yang ada dihadapan mereka.

Salah satu warga akhirnya melapor ke Polsek Banyuanyar tentang kejadian tersebut, Brigpol Dwi yang menerima laporan langsung menuju ke Desa tersebut, sesampainya di sana ternyata salah satu pemuda yang mabuk yang bernama Zaenal sudah tidak sadarkan diri karena tidak kuat menahan pengaruh alkohol, sedangkan Shodiq masih terlihat marah-marah kepada warga sekitar, mengetahui ada Polisi datang, Shodiq bertambah emosi dan menantang berkelahi Brigpol Dwi bahkan berusaha memukul petugas, tidak terpancing Brigpol Dwi menghindar dan berusaha melumpuhkan Shodiq dengan memegangi kedua tangan pemuda tersebut dari belakang, warga yang melihat Shodiq sudah tidak bisa bergerak langsung membantu Brigpol Dwi menangkap Shodiq, bersama dengan warga akhirnya Brigpol Dwi membawa kedua pemuda tersebut ke Polsek Banyuanyar.


Malam harinya kedua pemuda tersebut baru sadar dari mabuknya, mereka kaget dan bertanya kepada petugas mengapa mereka ada di kantor Polisi, setelah dijelaskan oleh petugas, mereka langsung  meminta maaf dan menangis meminta pulang, kemudian petugas melakukan pemeriksaan kepada mereka, setelah itu orang tua kedua pemuda tersebut dipanggil ke Polsek Banyuanyar untuk dipertemukan dengan anak-anaknya.

Selanjutnya Kapolsek Banyuanyar mengumpulkan perwakilan warga Desa Blado Wetan dan kedua pemuda tersebut beserta orang tuanya untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Warga  Desa Blado Wetan menyatakan memaafkan perbuatan keduanya dan meminta mereka berdua membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.

Kapolsek Banyuanyar AKP M. Dugel mengatakan "Kami telah melakukan pemeriksaan kepada mereka berdua beli dari mana minuman keras tersebut, saya sudah kantongi nama penjualnya, tinggal kita tindak lanjuti, untuk kedua pemuda tersebut walau sudah diijinkan pulang, tetap saya minta keduanya setiap minggu untuk wajib lapor ke Polsek, agar mereka bisa berubah", pungkasnya.