Saturday, July 7, 2018

Polres Probolinggo : Arahkan Kemerdekaan Remaja Ke Hal Yang Positif

BRIPKA Dian Tri menghimbau
sekelompok pemuda di Desa Tegalrejo
Tribratanews Polres Probolinggo | Meskipun kebanyakan orang mengasosiasikan remaja dengan pemberontakan, ini bukan gejala umum dari remaja. Tidak semua remaja menjadi pemberontak, tetapi mungkin menunjukkan tanda-tanda tertentu ketika orang tua mereka menolak apa yang mereka inginkan. Namun, salah satu hal yang paling umum yang terlihat di semua remaja adalah kebutuhan untuk kemerdekaan.

Ulah para remaja yang masih dalam tahap pencarian jati diri sering sekali mengusik ketenangan orang lain. Kenakalan-kenakalan ringan yang mengganggu ketentraman lingkungan sekitar, salah satunya seperti sering keluar malam dan menghabiskan waktunya hanya untuk bersenang-senang sudah menjadi kebiasaan anak remaja zaman sekarang. Keluar malam merupakan suatu aktifitas yang sering dilakukan para remaja disetiap harinya.

Saat melaksanakan patroli malamnya anggota Polsek Dringu BRIPKA Dian Tri menjumpai sekelompok anak muda yang nongkrong  di Jl. Desa Tegalrejo, naluri Polisi sebagai pembina dan sahabat remaja membuat anggota untuk berhenti dan menjumpai serta memberikan pesan kamtibmas, Sabtu (07/07/2018).

Terhadap remaja tersebut BRIPKA Dian Tri mengingatkan agar dapat  memilih teman yang teliti, karena teman adalah salah satu faktor lingkungan yang menyebabkan kita dapat berprilaku menyimpang dari norma di samping faktor keluarga.

“Walaupun orang tua terus–terusan mendidik kita agar menjadi orang yang benar, tetapi jika kita salah dalam memilih teman ingat akan dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta lingkungan,“ kata BRIPKA Dian Tri.

BRIPKA Dian Tri menegaskan “Jika sekali saja sudah meencoba untuk tidak patuh, mudah untuk terus terjerumus ke kesalahan yang lebih serius,” tegasnya.

Ditempat terpisah Kapolsek Dringu AKP Purwanto Sigit Raharjo, SH mengatakan “Keluarga memegang peranan penting dalam pembentukan pribadi remaja dan menentukan masa depannya,”.

“Karena itu baik buruknya struktur keluarga memberikan pengaruh baik atau buruknya kepribadian seorang anak. Keluarga merupakan sarana yang paling jelas terlibat dalam pembentukan pola fikir seseorang, ada pula faktor lain yang bisa membentuk pola-pola prilaku seseorang,”.

”Peran dari orang tua, teman sejati, guru, dan masyarakat sangatlah dibutuhkan dalam penanggulangan masalah ini. Peran ini harus dijadikan pedoman hidup, rambu-rambu, larangan, dan contoh dengan baik dan berguna,” pungkas Kapolsek Dringu.