Minggu, 14 Januari 2018

Polres Probolinggo: Antisipasi Spekulan Bahan Pokok, Wan Abud Blusukan Pasar Leces Probolinggo

Erwin AKA Abud in action
Polres Probolionggo - Ada pemandangan yang tak biasa dalam beberapa bulan terakhir. Polisi berseragam lengkap keluar masuk pasar, masuk ke toko-toko grosir sembako. Alih-alih membeli, tak satupun barang komoditi yang dibeli oleh polisi, yang mereka lakukan hanya mencatat sesuatu dinotes atau mengetik dismartphone yang dibawanya. Lambat laun warga pasar pun mulai terbiasa dengan pemandangan ini. Sikap santun, supel dan sumeh polisi-polisi yang blusukan pasar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang berbelanja di pasar. Seperti yang terlihat pada pagi itu (11/01/18) saat Erwin (34) masuk ke dalam Pasar Leces. Dengan masih mengenakan rompi hijau pertanda telah melakukan pengaturan jalan, dirinya segera masuk menyusuri lorong pasar Leces yang sedikit nampak lengang saat itu.

Blusukan sampai ke dalam gudang
Sampai di sebuah toko dirinya berhenti dan menyapa karyawan yang nampak sibuk bekerja melayani pembeli. Toko Suratmi, demikian nama tokonya. Meskipun tidak mengetahui yang mana yang bernama Suratmi, polisi yang akrab dipanggil Abud (tokoh sinetron komedi berwajah arab yang pernah tayang pada era 90 an) ini dengan santai membuka percakapan dengan karyawan toko yang rupanya cukup lengkap menyediakan barang kebutuhan pokok tersebut. Secara kebetulan pula karyawan toko lebih fasih berbahasa Madura maka komunikasi antara Erwin dengan karyawan toko langsung gayeng.

Sembako, itulah yang ada dalam cheklist Erwin. Misinya utamanya hari itu untuk mengetahui harga sembako dan ketersediaan sembako pada awal tahun ini. Tak puas hanya melihat sisi etalase toko saja, polisi berdarah Madura ini juga blusukan ke gudang penyimpanan untuk mengantisipasi adanya penimbunan bahan pokok oleh spekulan. “Alhamdulillah stock sembako masih aman dan harganya relatif stabil” ujarnya seraya mengabadikan gambar beberapa bahan makanan pokok di toko tersebut.

Apa yang dilakukan Erwin pada pagi hari itu adalah sebagai giat imbangan dibentuknya Satgas Mafia Pangan di satuan atas dalam rangka menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok. Tentu saja laporan Erwin pada hari itu akan diteruskan ke satuan yang lebih atas dan menjadi masukan Satgas Mafia Pangan Polres Probolinggo.(ptn)