Sunday, February 18, 2018

Remaja Nongkrong Diberi Himbauan Oleh Patroli Polsek Dringu Polres Probolinggo


Tribrata News Polres Probolinggo — Memasuki liburan panjang masa anak sekolah menimbulkan kerawanan tersendiri, apalagi di suasana malam yang cerah banyak remaja  nongkrong untuk menghabiskan waktu di tempat - tempat yang strategis untuk nongkrong. Salah satunya berada di Kecamatan Dringu tepatnya di sekitar Jl. Deandles Desa Pabean.

Untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan kamtibmas jajaran Polsek Dringu mengintensifkan patroli malamnya, hal ini di lakukan Kepala SPKT Polsek Dringu BRIPKA David dan BRIGPOL Anugerah AP,  Minggu (2/12/2017) pukul 21.00 WIB.

Dalam patroli malam kali ini disamping melaksanakan patroli di wilayah hukum Polsek Dringu, anggota juga melaksanakan sambang dan binluh kepada anak muda yang nongkrong di sekitaran pertigaaan Sinto Jl. Raya Dringu.

Dalam kesempatan tersebut anggota memberikan himbauan dan pemahaman kepada para pemuda yang nongkrong sehingga tidak melakukan tindakan yang mengarah kepada hal negatif dan meresahkan masyarakat bahkan melakukan tindak kejahatan. Anggota juga memberikan pesan kamtibmas agar para pemuda juga ikut mendukung tugas Polri yang salah satunya menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mensikapi kegiatan tersebut  Kapolsek Dringu AKP Suparmin, SH melalui Kepala SPKT Polsek Dringu BRIPKA David mengatakan ”Masa remaja dikatakan sebagai suatu masa yang berbahaya. Pada periode ini, seseorang meninggalkan masa anak-anak untuk menuju masa dewasa. Masa ini di rasakan sebagai suatu krisis identitas karena belum adanya pegangan, sementara kepribadian mental untuk menghindari timbulnya kenakalan remaja atau perilaku menyimpang,”.

“Gaya hidup remaja dan pelajar  sekarang saat ini telah mengalami perubahan dan perkembangan seiring berkembangnya jaman,”.

“Untuk itu harus ada kemauan dari orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif dan nyaman,” katanya.

BRIPKA David menegaskan “Kondisi yang tidak harmonis di keluarga akan menyebabkan anak mencari tempat hiburan malam untuk menghilangkan kegalauan hatinya,”.

“Kami berharap para orangtua sebaiknya memiliki kesantunan perkataan dan perbuatan dalam bertutur dengan anaknya yang memasuki usia remaja,” tegasnya. (BHS)