Thursday, March 15, 2018

Polres Probolinggo: Tiga Pilar berperan atasi Isu Santet

Tribratanews Polres Probolinggo,Polsek Besuk Kanit intel Bripka Hidayat mendampingi Kapolsek Besuk AKP Sunaryo,S.H  |pada tanggal 13 Maret 2018 pukul 13.00 Wib s/d selesai dilaksanaan mediasi adanya isu santet antara Sdr Abdul Hadi sama Ibu Rohima di dusun Masjid Desa Alasnyiur Kec Besuk

Bahwa diadakannya mediasi ini karena ibu Farisi sakit dan anaknya Ibu Rohima mendapat mimpi bahwa Sdr Abdul Hadi datang kemimpi dengan rupa monyet dari itulah bahwa Ibu Rohima memiliki kesimpulan Ibunya disantet oleh Abd Hadi

Bahwa yang hadir dalam acara mediasi tersebut adalah

1.Camat Besuk
2.Kapolsek Besuk
3. Danramil Besuk
4. Kepala Desa Alasnyiur
5. Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Alasnyiur
6. Abdul Hadi/ dituduh memiliki santet
7. Ibu Rohima
8. Ibu Farisi yg sakit
Bahwa dalam acara mediasi tersebut kepala desa alasnyiur menyampaikan

 Bahwa tentang adanya keluarga Abdul hadi yg melaporkan ke Polsek Besuk bahwa Abdul hadi sudah dituduh mempunyai santet oleh b.rohima makanya diadakan mediasi agar tidak terjadi apa yg diinginkan dan kedua belah pihak bisa berdamai karena mediasi ini sudah yg ketiga kalinya dan semoga yg terakir

Kapolsek besuk menyampaikan
bahwa persoalan ini sering terjadi di wilayah,apalagi Abdul Hadi dan bu farisi masih saudara kandung makanya harus rukun rukun kembali jangan percaya dengan mimpi kalau ada yang sakit bahwa kedokter bawa rumah sakit biar bisa ketemu apa penyakitnya

Danramil besuk menyampaikan

Bahwa kalau sakit jangan datang ke dukun kalau ke dukun pasti akan menuduh tetangga atau saudara sendiri,tapi datanglah ke dokter atau rumah sakit,hiduplah yg rukun sesama saudara kandung,jangan dengarkan kata2 orang karena kata2 orang biasanya malah menyesatkan,


Camat besuk menyampaikan
Bahwa saya sangat menyesalkan karena keduanya adalah saudara kandung,apalagi sebentar lagi menjelang puasa dan habis itu lebaran,sebenarnya permasalahan ini gak perlu terjadi krn Abdul Hadi dan B.Farisi tetangga dan sdr kandung,diharapkan permasalahan ini cukup terakir disini gak ada lagi kata2 jelek untuk semuanya,ada masalah santet berarti Desa tidak kondusif,jangan memikirkan diri sendiri mikirkanlah orang lain mari kita sama sama berkepala dingin jangan saling memanas manasi dan jangan mudah terpopokrasi.

Bahwa pelaksanaan mediasi antara kedua belah pihak berjalan dengan lancar dan kedua belah pihak saling sepakat dan berjabat tangan selanjutnya menandatangani surat pernyataan damai(Humas Sek Bsk wnd)