Monday, September 3, 2018

Bina Anak Punk, Ini Yang Disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Dringu Polres Probolinggo


Tribratanews Polres Probolinggo | Punk bukan sekedar musik tapi lebih kepada sebuah gerakan anak muda (youth movement) yang memposisikan dirinya sebagai counter terhadap kemapanan. Salah satu sarana kreatifitas mereka adalah musik dalam hal ini adalah Punk. Akan tetapi, gerakan anak muda ini menjadi salah kaprah dan dianggap meresahkan masyarakat. Sering dijumpai banyak sekali anak punk atau anak-anak yang berada di jalanan, seperti di perempatan jalan, pinggiran jembatan jalan raya, terminal dan lain-lain. Fenomena seperti itu nampaknya menjadi salah satu potret kesenjangan di masyarakat yang perlu menjadi perhatian bersama.

Merebaknya anak punk yang rata–rata semestinya masih bersekolah sering kali  berkeliaran di sekitaran wilayah Kecamatan Dringu dan menjadi hal yang harus ditangani sedini mungkin, mengingat seusia mereka hendaknya bersekolah guna menjamin masa depan yang lebih baik. Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polsek Dringu yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Dringu BRIPKA Andika Hari memberikan pembinaan kepada para anak Punk yang sering nongkrong dan berkeliaran di wilayah Kecamatan Dringu,  Senin (03/09/2018).

Menyikapi adanya informasi dari masyarakat bahwa disekitar Jalan Raya Dringu saat pagi menjelang siang hari banyak digunakan tempat nongkrong anak-anak punk, oleh karena itu jajaran fungsi pembinaan Unit Binmas  Polsek Dringu yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Dringu melakukan patroli dikawasan tersebut dan menjumpai sekelompok anak punk yang sedang nongkrong. Kenakalan remaja yang sekarang banyak terjadi, sangat memprihatinkan seperti pergaulan bebas atau seks bebas, tindak kriminalitas seperti tawuran antar pelajar, dan masalah bahaya merokok bahkan sampai pada tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan pelajar sebagai tersangka dan korban.

Dalam kesempatan itu BRIPKA Andika Hari menyampaikan pembinaan kepada anak Punk agar kehadirannya tidak membuat resah masyarakat dan tinggalkan pergaulan bebas seperti minum–minuman keras dan penyalahgunaan narkoba apalagi sampai terlibat dalam kejahatan tindak pidana.

“Dengan dilaksanakannya giat binluh ini, diharapkan mereka dapat mengerti akan dampak negative kehidupan di jalanan dan bisa menjaga pergaulannya dengan baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat,” kata BRIPKA Andika Hari.