Sunday, August 12, 2018

Polres Probolinggo : Sambangi Pengusaha Pembuat Pandai Besi dan Sampaikan Pesan -Pesan Kamtibmas.

Tribratanews Polres Probolinggo - polsek pajarakan kali ini ps kasi humas polsek pajarakan polres probolinggo patroli ke pengusaha pandai besi , dan berdialogis dengan bapak hasim , pemilik pandai besi tersebut dengan Suara pukulan besi terdengar nyaring di sebuah bengkel pandai besi yang berada di tepi Jalan desa ketompen kec pajarakan ( 12/08/2018 ) .


"Trak trak trak," seperti itulah suaranya saat dua buah palu dipukulkan ke sebatang pipa besi panas yang akan dijadikan sebuah perkakas ,Cangkul, golok, pisau dan celurit pun pembuatan nya sama seperti itu. Biasanya untuk mengerjakan sebuah clurit dilakukan oleh dua orang pekerja dengan waktu selama satu sampai dua jam.


Untuk menyelesaikan clurit itu, seorang bertugas memegang besi yang di panaskan ke sebuah tungku. Sementara seorang lainnya bertugas untuk tetap menyalakan api dengan menggerakkan dua batang besi yang ujungnya di tambah busa, di naik turunkan agar keluar angin dan api tetap menyala.


"Saya menjadi perajin pandai besi sudah sejak Tahun 1998 lalu," kata hosimm (50) salah satu perajin pandai besi di Kecamatan pajarakan.ujar bapak hosim 


, merupakan salah satu perajin pandai besi yang masih bertahan di Kecamatan pajarakan . Bertahan di tengah gempuran produk industri modern.


"Meneruskan warisan leluhur, saat ini yang masih bertahan sebagai perajin pandai besi hanya saya, itu juga sekarang di teruskan oleh anak karena saya sudah tua. Kalau dulu di probolinggo banyak perajin pandai besinya, klu sekarang jarang " ungkapnya.


di selalsela ngobrolnya " AIPTU Agus pesan kamtibmas kepada pemilik pandai besi tersebut dan pergunakan alat alat tersebut sebagai funsiny dan jangan menyalahi aturan pemakaian . apabila ada seseorang yang berpesan clurit atau pedang dengan maksud yang lain jangan di buatkan ujar " AIptu agus ( kasi hums ) .