Sunday, October 14, 2018

Polres Probolinggo: Problem Solving Polsek Maron

Tribratanews Polres Probolinggo | Maron, (12/10) Dalam setiap permasalahan apabila di hadapi dengan kepala dingin pasti akan mendapatkan jalan keluara dari permasalahan tersebut, oleh karena itu penting sekali menghadapi setiap permasalahan dengan kepala yang dingin dan hati yang sabar.



Seperti yang di alami oleh seorang pelapor di mapolsek maron beberapa waktu yang lalu melaporkan penganiayaan ringan yang menimpa dirinya ke mapolsek maron, identitas pelapor:

1. SAMSUL ARIFIN al. SAMSUL, 21 Th, Swasta, Dsn. Kramat RT. 002 / RW. 001 Desa Puspan Kec. Maron Kab. Probolinggo

Identitas orang yang di laporkan dan di duga telah melakukan penganiayaan ringan
1. ANTON, 19 Tn, Islam, Swasta, Dsn. Krajan RT. 008 / RW. 002 Ds.Puspan Kec. Maron Kab. Probolinggo
2. IRFAN, 16 Th,  Islam, Pelajar kelas VIII SMA 1Maron, Dsn. Krajan RT. 008 / RW. 002 Ds. Puspan Kec. Maron Kab. Probolinggo

Kronologis kejadian yang berhsil di himpun oleh tim Tribratanews polsek maron:

Pada Hari Jum'at, tanggal, 12-10-2018 sekira jam 11.30 wib, di Polsek Maron telah di laksanakan Problem Solving perkara Tindak Pidana Penganiayaan Ringan yg terjadi di Desa Ganting Kulon pada hari Minggu, tanggal 07 Oktober 2018 sekira jam. 13.00 Wib. Yg mana Korban An. SAMSUL ARIFIN telah di aniaya oleh 2 ( dua ) orang yg di ketahui bernama Sdr. ANTON dan Sdr. IRFAN atas kejadian tersebut Korban Sdr. SAMSUL ARIFIN mengalami benjolan pada kepala bagian belakang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maron pada hari Senin, tanggal 08 Oktober 2018 sekira jam. 20.00 Wib lalu di rujuk ke Puskesmas Maron untuk di periksa kesehatannya dan di mintakan Visum ert Repertum luka, dan pada hari Jum'at, tanggal 12 Oktober 2018 sekira jam. 11.00 Wib Perkara tersebut di cabut oleh pelapor / korban di karenakan Terlapor Sdr. ANTON & Sdr. IRFAN sudah mendatangi rumah Korban dan meminta maaf serta masih ada hubungan keluarga, dan penyelesaian masalah tersebut di tuangkan dalam selembar surat pernyataan bermaterai yang di tanda tangani oleh kedua orang tersebut dengan di saksikan oleh para saksi yang juga membubuhkan tanda tangan pada surat penyataan tersebut.


Kiranya kejadian tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua agar selalu bisa menahan diri dan jangan mengedepankan emosi.(iant)