Sunday, December 9, 2018

Selingan Dakwah Ringan Dalam Himbauan Kamtibmas Ala Pak Aap

Tribratanews Polres Probolinggo | Leces - Selepas ibadah sholat Isya di Masjid Besar Syarifuddi Leces malam itu (12/2018), Aiptu Aap Ruskapin yang mengikuti giat tarawih dari awal hingga usai tampak tak langsung meninggalkan masjid. Dirinya terlihat bercakap-cakap dengan seorang jamaah masjid.

Dengan duduk santai di teras masjid, jamaah tersebut mengenalkan diri. "Nama saya Sofyan pak", ucap laki-laki paruh baya tersebut. Perlahan pembicaraan mulai mengarah pada pertanyaan tentang aksi teror yang diidentikkan dengan Islam.

Aiptu Aap dengan tenang menjelaskan bahwa terorisme sama sekali bukan ajaran Islam. "Islam adalah rahmat bagi alam semesta, Islam berlepas diri dari berbagai macam jenis teror" jelasnya. Diapun menambahkan bahwa nonmuslim yang hidup di negara ini bukanlah termasuk kategori orang nonmuslim yang wajib diperangi.

"Mereka mendapat jaminan dari pemerintah dan hidup berdampingan dengan kita, bukankah Nabi pernah mengatakan bahwa tak akan mencium bau surga bagi yang membunuh mereka dengan sengaja" jelas Aap. Sofyan menganggukan kepala tanda mengerti.

Aap menambahkan bahwa tak benar jika ada yang mengatakan Indonesia bukanlah negara Islam. "Mayoritas penduduknya muslim, adzan bersahutan dimana-mana saat waktu sholat tiba, dan sholat berjamaah tidak ada yang melarang seperti yang kita lakukan tadi". Pak Aap juga menjelaskan bahwa sebagian besar hukum negara ini merujuk pada hukum Islam, seperti UUD 1945 serta hukum waris dan hukum nikah.

Pada kesempatan itu ia juga menghimbau agar senantiasa waspada terhadap paham radikal dan menginformasikan kepada pihak berwajib jika ditemukan kelompok-kelompok ekslusif yang mencurigakan. "Ingat, terorisme itu bukan pada penampilan kulit luar, tapi terorisme adalah paham dan perbuatan" pungkasnya. (ptn)